episode mencari semangat yang hilang

Aktifitas harian kadang menghadirkan rasa bosan sampai ke tingkat paling menjenuhkan, badan malas bergerak dan otak malas berfikir sehingga sangat tidak produktif sekali. Hari itu giliran saya mengalaminya entah untuk yang keberapa kalinya. Walau telah banyak membaca buku teori sebagai penangkal. Masih saja saya gagal. Bermalasan-malasan menjadi satu-satunya pilihan sambil berusaha merangkai khayalan yang indah tentang obsesi yang belum tercapai. [ref rasi fm]

Usai hari jumat ingin rasanya segera senin, masuk di hari senin ingin segera di hari jumat. Itulah mereka atau saya yang sedang merasa kehilangan makna dan cinta. Ya terhadap pekerjaan yang dilalui begini dan begitu saja. Tak ada yang berarti dan sungguh tak berarti untuk dilalui. Sama itu-itu saja. Gak ada yang lain.. :-p . Padahal Islam telah mengajarkan untuk menghargai waktu, tentang shalat 5 waktu dan berjamaah di masjid. Mengajarkan selau berbuat akan kebaikan dan bermanfaat kepada orang banyak.

Sadarkah bahwa engkau digerakkan oleh waktu. Waktumu akan terus berjalan dan dirimu sekedar mengalir tak kuasa untuk mengemudikannya. Ambillah waktumu dan kendalikanlah..

Menetapkan sebuah semangat;

“hari ini harus menjadi lebih baik dari hari kemarin”

Adakah kau yang mampu memberikan yang terbaik untuk hidupmu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: