Tell me why do we have to fight ?

Mengingat-ingat perjuangan dulu. Sebenarnya apa sih perjuangan itu..? Ketika SD ingin segera masuk SMP, setelah masuk SMP ingin segera masuk SMA dengan memakai pakaian celana panjangnya. Lalu setelah masuk SMA memiliki angan2 untuk menjadi seorang guru. Menjadi guru dengan mengajar sepertinya akan lebih asyik, oleh karena itu saya memilih Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung agar nantinya lulus menjadi guru. Alhamdulillah, setelah lulus dari Ilkom UPI impian ini terwujud dan menjadi guru di salah satu SMA di Bandung. Mendalami pekerjaan guru, mengajar anak2 SMA adalah hal yang memang paling menyenangkan. Dua tahun lebih mengajar ada keinginan kuat untuk mengajar di PTN, dengan se-abreg kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian sepertinya akan lebih banyak bermanfaat. Sampai disini, ibarat mendaki puncak sesampai di puncak masih kah ada perjuangan itu.

Dulu ketika kecil seumuran anak-anak hal yang paling berarti adalah berbakti kepada orang tua. Membantu pekerjaan rumah; dengan belajar sungguh2 agar ranking di kelas nantinya. Sampai saat ini kebiasaan duduk di kursi dan belajar, masih selalu dilakukan. Duduk diantara jam 7 pagi hingga menjelang siang bahkan sampai sore. Untuk apa..?? Orientasi memang berbeda belajar untuk menjadi pintar, lalu juara di kelas dengan belajar untuk menjadi bisa (baca; ahli/berpengalaman), lalu  mengajarkan dan menstransfer ilmu, serta mengembangkan kepakaran. Entah sampai kapan perjuangan ini berakhir. Lalu mengapa kita harus berjuang…?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: