Episode penjara di sebuah pulau

Seminggu sudah semua terlewati kebahagian dengan teman2, semua canda ceria yang selalu menghibur hati dikala sedih. Semua tentang guru2, anak2 garmen2 dan kenangan itu rasanya belum ingin saya akhiri. Saya masih ingin bertemu menyapa dan bersanda gurau.  Nyanyian kecil tentang kkpi, p2, p3, dan p4 di depan kelas. Dan sejumlah kenangan bersama Mami Alfi dengan cerewet dan lebay nya, Bu Wahyu dengan kesendiriannya, Pak Nasirun dengan ilmu sugestinya, Bu Rini dengan kesabarannya, Pak Dian dengan segala macam penasarannya, Pak Awan dengan segala ilmu internetworkingnya, Pak Kus dengan kearifannya, Pak Iwan dengan kegigihan mengajar, Pak Roni dengan kesederhanaan dan simplenya, Pak Eka Ari dengan segala diskusinya, Ustad’te binus Mbah Jarwo, Bu Septi dan Pak Pamuji, Bu Suswati dengan segala keegoissannya, Bu Dian dengan segala macam pernak-pernik kecantikannya, Bu Nerisa dengan suara kecilnya, Pak Hilma, Pak Toni, dan seluruh kawan-kawan guru binusa ysc.

Mas Ari, Mas Agus, Pak Edi, dkk semua karyawan binusa.. Malam yang katanya ada penunggu, penjaga pondok binusa yang selalu standby di kantor dan ruang guru. Ditemani downloadan lagu Ebit G Ade dan Iwan Fals serta secangkir kopi atau teh hangat kerja melek didepan lappi, beserta candaan diruang itu. Aaaah rasanya ingin aku nikmati sekali lagi. Serasa senang karena bisa menikmati alur dan ayunan waktu. (18/9/2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: