Pengenalan wajah pada gambar 2D dengan Filter Gabor

Setiap wajah memiliki landmark yang dapat dibedakan, puncak dan lembah yang berbeda hingga membentuk fitur wajah. Setiap landmark dari wajah direpresentasikan dengan respon-respon filter gabor. Filter gabor 2D diperoleh dengan memodulasi gelombang sinus 2D (pada frekuensi dan orientasi tertentu) dengan Gaussian envelope. Fungsi 2-D filter gabor meminimalisasi ciri yang tidak penting dalam kawasan spasial dan frekuensi.

proses konvolusi gambar 2D filter gabor (sumber: amina khatun 2011)

proses konvolusi gambar 2D filter gabor (sumber: amina khatun 2011)

Titik-titik nodal yang diukur menciptakan kode numerik (faceprint), yang mewakili wajah dalam database. Pengenalan wajah pada gambar 2D dengan cara membandingkan atau mengidentifikasi gambar 2D lain dari database. Agar lebih efektif dan akurat, gambar yang diambil (capture wajah) posisi normal, dengan variasi sedikit ekspresi wajah dan cahaya.

ektraksi ciri dengan gabor filter

proses binerisasi citra (pengkodean)

Setelah kode didapat, proses selanjutnya diidentifikasi menggunakan algoritma tertentu. Beberapa algoritma yang dapat diterapkan seperti Backpropagation neural network, Self-organizing Map, Learning Vector Quantization, Fuzzy C-Means Clustering, dan masih banyak yang lain yang bisa untuk diterapkan dalam pengenalan wajah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: