pesan tersirat..

Sisi yang satu dengan sisi yang lain memiliki perbedaan yang sangat jauh. Tentu hal ini memberikan nuansa yang berbeda, nuansa yang tak seperti biasanya, nuansa disetiap pilihan yang menyusup, menyimpan sebuah rahasia yang mungkin sulit diungkap..kecuali, setelahnya. Setelah kita mengetahuinya. Ini mungkin misteri kehidupan itu. Misteri yang harus diungkap oleh sang pengembara. Bagaimana seorang harus mengambil sebuah keputusan yang bisa memberikan keadilan yang sampai saat ini belum memberikan jawaban. Jawaban yang tak pasti untuk sebuah masa yang tertindas.. ha..ha..

Seorang ustad pernah bercerita kepada saya, ketika hidup ini tidak diisi dengan kebaikan maka akan terisi hal keburukan. Hidup memang pilihan untuk memilih kebaikan atau keburukan. Disaat aktivitas cenderung kepada kebaikan maka keburukan akan mengecil, begitu sebaliknya disaat aktivitas cenderung kepada keburukan maka kebaikan akan mengecil. Jadi kezaliman (keburukan) akan tetap ada, tinggal diri kita mampukah untuk menaklukkannya, atau kita yang tercelup oleh nya.. Maka mampukah kita mewarnai dunia ini dengan suatu kebaikan…? Begitu pesan yang tersirat dibanak sana.

Sebulan yang lalu rasanya tak seperti ini, sepenggal kisah yang pernah ku jalani pun tak terbesit akan cerita yang mendalam, sebuah cerita dari angan dan mimpi yang kian menjanjikan. Semoga kelak menjadi sebuah kenyataan.

Tabiatnya manusia memang suka bersenang-senang dan bermalas-malasan, suka sistem sks (sistem kebut semalam) dan cbsa (catat buku sampai habis), suka disanjung dan tidak mau mengalah. Kalo dibiarkan maka, jiwa manusia akan menggiring pemiliknya menuju kebinasaan. Hal ini memang wajar karena itu sifat normal dari manusia, akan tetapi perlu adanya pengendalian diri di setiap eventnya.

Kepada semua yang merindukan pengembaraan cinta, pengembaran yang tak kan pernah berakhir hingga pemilik mencabutnya. Mengakhiri kehidupan yang pastikan datang. Pengembaraan yang senantiasa bernuasa keimanan.. Sebuah fase kehidupan seseorang senantiasa akan dilaluinya. Siapakah yang mampu menjawab..? Kecuali diri ini..!!

Intinya adalah budayakan amal dan aktivitas untuk kebaikan. Targetkan hari ini setiap kebaikan, karena diantara kebaikan itu ada celah yang bisa diambil. Diri ini akan siap. Siap menerima amanah. Siap menerima rizki dari Allah yang tak disangka. Dan ingatlah kebaikan untuk terus dilipatgandakan, semoga akan menjadi amal yang terus mengalir, Belajar dari ikhtiar kecil menjadi besar karena dilipatgandakan olehnya. Semoga tulisan ini menyiratkan satu pesan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: