sebuah pembelajaran yang tak terlupa..

Ketika kenangan lama mengukir sejarah itu dingatkan..
Ketika suka dan duka selalu menghiasai episode perjalanan..
Ketika kita sadar dan mengerti akan hakikat kehidupan..
Semua itu akan terukir indah dalam lebar2 kisahmu dalam pengembaraan..
Semoga Allah mencatatnya sebagai amal kebaikan..

satu atau dua

satu atau dua

Tulisan ini sengaja saya posting dengan foto, bukan hanya sekedar mengenangnya tapi lebih dari itu karena memang dari sini saya mengenal kehidupan saya. Tak sedikitpun orang yang tahu akan kisah saya, kecuali yang pernah bertemu dengan pengembaraan disepanjang kisah lima tahun lalu.

Persiapkan dirimu..! Sms itu masih saya save di HP saya. Dia tahu bahwa saya tak menyiapkan semuanya termasuk presentasi, namun disanalah ujian yang paling manis untuk dinikmati. Dimana kita mau berusaha mencari celah dari sedikit pengalaman yang pernah dimiliki. Haruskah selalu kita katakan maklum sedang belajar. Teruslah berkarta seperti itu, maka tak kan mampu diri ini berimprovisasi, tak kan mampu untuk berkembang, dan tak kan mampu untuk menjadi diri sendiri, itu lebih berarti. Sekali lagi itu lebih berarti dari sekedar berkata saya sedang belajar.. Maka yang akan kutemui nantinya adalah sebuah kesalahan yang lumrah hingga ianya tidak maksimal dalam beramal dan beraktifitas. Cobalah fikirkan matang bahwa saya telah memiliki pengalaman walaupun itu sedikit, coba untuk dimaksimalkan. Katakan; saya yakin..! Saya bisa..!!

Sifat seorang yang selalu mengatakan saya banyak kekurangan. Lihat saja diri ini memiliki kelebihan, namun juga  selalu ada kelemahan. Adapun yang lain memiliki kelebihan dari saya namun diapun memiliki kekurangnya. Akankah kita mau saling melengkapi akan kekurang serta menyatukan kelebihan..? maka hal ini tergantung kita mau menyikapinya. Belajarlah dari seseorang maka kita akan menemukan diri ini. Belajarlah juga untuk mengenal karakternya, semoga kan temukan diri ini..

Saling ego maka tak kan ada solusinya. Belajar dari kisah ini banyak hal yang sepertinya hambar dan tak berarti. Tak ada kesan yang tersirat dan tergambarkan. Tempat ini seperti beku, bagaimana tidak bila selalu mengedepankan kekuatan, emosi, amarah dan idealisme yang dijunjung tinggi. Tak kuat rasanya seorang akan bertahan ditempat ini hingga ia berpindah 180 derajat. Disini saya belajar arti penting dari ukhuwah karena ini yang nantinya akan saling melengkapi. Bukan sekedar ukhuwah tapi saling mengunjungi, saling tegur sapa dan saling memberi hadiah walau sekecil apa pun..

Tulisan ini untuk saya yang pernah bertemu denganmu sahabat-sahabat disegala tempat yang pernah kusinggahi, yang pernah saya ukirkan di tempat itu pula.Terimakasih saya telah belajar menemukan diri ini.Semoga kita dipertemukan kembali disuatu tempat yang indah (Amin)..

One Response to sebuah pembelajaran yang tak terlupa..

  1. ikhs says:

    beberapa menit tulisan ini saya posting, sy dipertemukan.. wahhaa..ha..haa.. jadi malu, Uppsss..!! biasa aja lah orang cuma nulis koq.. Maaf ya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: