Pulang Kampung Naik Kereta Api

Ibu, Bapak dan adik-adik sudah sampai di Boyolali sehari sebelumnya, mereka datang lebih awal karena dari Lampung. Sebelumnya memang sudah ada rencana untuk berkumpul karena mendapat berita bahwa nenek sedang sakit-sakitan apalagi baru seminggu ini jatuh pingsan di jalan desa Ngunggen. Maklum umur sudah kepala 90-an.

Setelah menyelesaikan nilai Remedial TIK dan Rapor siswa kelas X dan XI diserahkan ke “data pusat”. Hari itu 22 Desember 2009, Selasa pagi bergegas untuk berangkat ke Stasiun Hall (Stasiun Bandung). Sebelumnya sudah cari-cari info pemberangkatan Kereta Api jalur Bandung-Solo Balapan di sini, jadwal pemberangkatan Lodaya Pagi jam 08.00 WIB dan Lodaya Malam 20.00 WIB, ambil yang bisnis lumayan mahal karena jatuh pas Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2010 jadi kena beban.

Alhamdulillah nyampai di Stasiun 15 menit sebelumnya, menunggu adik yang katanya juga mau ikut. Adik yang kuliah juga di Bandung (jurusan Teknik Komputer) tapi berbeda kost, saya di Gerlong dia di Cicadas. Was-was hati ini ketika tiket sudah beli namun bila tidak jadi datang. Jam telah menunjukkan angka delapan pas kereta sudah tiba, adik pun datang. Sesegera saya berlari menuju Kereta Bisnis Jalur 2 5D_5C, hampir saja saya menerobos lewat bawah Kereta Jalur 1 untungnya ada teman2 lain yang se-kereta, jadi menunggu Kereta Jalur 1 lewat dulu, baru menyeberang.

Rupanya saya belum mengerti kalau Bisnis 5D_5C adalah gerbong 5 kursi D dan C. Saya terus berlarian hingga kereta berjalan akhirnya saya masuk dengan lega. Maklum pertama kali naik kereta api, dulu pernah tapi itu masih kecil umur 10 tahun-an.

Sampai di Solo Balapan naik Bis Kota turun di Kartasura terus naik Bis Solo-Semarang, wew… murah pisan euy.. cuma 12ribu rupiah bisa keliling Solo-Semarang. Hanya sekitar satu jam sampai di Boyolali, tepat di pasar Ampel, turun ditugu. Akhirnya sampai juga jam 8 malam di rumah Ngunggen. Rumah keluarga besar, sambutan meriah seluruh keluarga. Sudah 5 tahun tidak berjumpa kangen terasa, gembira bercampur tangis.

3 Responses to Pulang Kampung Naik Kereta Api

  1. kalo ke jogja ongkosnya Rp. 110.000 om…

    bisnis 5D_5C itu nomor kursi om…
    kalo nomor gerbong itu ada di No. Kereta
    kalo liat gambar nomor keretanya si Om di gerbong 2 baru nomor kursinya 5D_5C

  2. ikhs says:

    Oh gt ya, maklum baru pertama kali naik KA, kebetulan pas saya harganya Rp.120.000,- Ndiez.. Sebenarnya harga biasa Rp.90.000,- (Lodaya binis Bandung-Solo Balapan)

  3. kalo masalah harga kereta itu emang beda2 gan tiap harinya..

    ada weekday dan ada weekend kalo ngga salah jumat, sabtu dan minggu itu termasuk kelompok weekend dan harganya pasti lebih mahal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: