Classroom Blogging
eblog berasal dari kata web dan log. Seperti telah kita ketahui bahwa web diartikan sebagai jaringan internet, sedangkan log berasal dari kata logbook. To log adalah kata kerja yang diturunkan dari kata benda logbook, yang berarti melakukan pencatatan kedalam buku log. Dalam dunia Teknologi Informasi, kata log berkembang sedemikian rupa sehingga memiliki arti pencatatan secara sistematis terhadap pemrosesan data (data processing). Sejarah blog kemungkinan besar berawal dari sejarah internet itu sendiri. Bahkan sebuah sumber mengatakan bahwa situs web yang pertama kali ada merupakan blog yang pertama juga. Situs web tersebut adalah http://info.cern.ch/ situs yang dibuat olehTim Berners-Lee di CERN. Isi web tersebut saat pertama kali online dapat dilihat di sini.
Pada awal dimulainya era internet, komunitas digital sering “menggoreskan” catatan-catatan mereka pada media seperti Usenet, GEnie (General Electric Network for Information Exchange), BBS (Bulletin Board System), serta mailing list. Sebelum akhirnya berevolusi menjadi blog modern seperti saat ini, pada tahun 1994 mulai bermunculan orang-orang yang sering melakukan pencatan kegiatan mereka di web. Catatan tersebut dikenal dengan nama Online Diary atau Online Journal dan biasanya dicantumkan pada situs pribadi mereka. Penulis online diary tersebut dikenal dengan nama diarist atau sering juga disebut dengan escibitionist. Para diarist ini akhirnya saling berkenalan dan membentuk webring berisi online diary mereka. Dari komunitas kecil pada diarist atau escibitionist inilah akhirnya blog berkembang menjadi seperti sekarang.
Mortensen dan Walker memberi gagasannya dengan menulis nama laporan mereka dengan “blogging thoughts” atau “blogging pemikiran”, ini untuk menanggali tidak ada riset yang diterbitkan melainkan sedikit; oleh beberapa para penulis akademis weblogs. Media mempunyai kecenderungan untuk berbicara tentang weblogs karena ketika memiliki kultur populer atau menjadi form dari kewartawanan rakyat (Anderson, 2004). Weblogs tidak mudah untuk menggambarkan dalam satu kalimat. Neal Conan menggambarkan istilah di suatu 2004 Menyatakan siaran bangsa tersebut sebagai suatu singkatan untuk Weblog, satu jurnal yang online bahwa menerbitkan pemikiran, pendapat-pendapat, dan kejadian oleh para pemakai atau kelompok para pemakai di dalam order/pesanan menurut urutan waktu kebalikan dan yang bisa dicari dan arsipkan melalui suatu database.
Istilah blog atau blogging juga menguraikan tindakan pengeposan/pencatatan penting untuk jurnal online (Wang dan Bock, 2004). Kebanyakan pengarang setuju bahwa weblog atau catatan adalah suatu situs web sering membaharui terdiri dari masukan-masukan yang ditanggali mengatur di dalam order/pesanan menurut urutan waktu kebalikan sehingga postingan paling terbaru muncul terlebih dulu pada umumnya yang diterbitkan oleh individu dan mempunyai gaya informal dan pribadi (Walker, 2003). Kesukaran tentang penjelasan weblogs mempunyai urusan dengan fakta bahwa mereka bisa sasaran yang berbeda, penggunaan-penggunaan, atau gaya-gaya penulisan tapi hanya satu hal sama yakni bentuknya (blog). Ada weblog yang berbeda di dalam berhubungan dengan para penulis mereka; seperti kelompok blogs, keluarga blogs, masyarakat blogs, perseroan/perusahaan blogs dan dll. Kebanyakan weblogs ditulis oleh individu dikenal sebagai webloggers atau bloggers, meski menggolongkan weblogs dapat ditemukan juga.
Ada berbagai weblogs dengan isi yang mereka poskan, seperti peperangan blog yang mempunyai isi-isi tentang peperangan, Lib blog (Pustaka blog) mengeposkan tulisan dengan blog untuk meringkas buku-buku dan artikel-artikel, edublogs yang telah digunakan oleh para pendidik, para guru dan para siswa. “Kebanyakan weblogs ditulis secara informal, sering kali sebagai suatu pengisahan perjalanan pengarang, hasil berfikir pengarang dan mencerminkan diri pengarang” (Effimova dan Fiedler, 2004,p491). Weblogs telah digunakan di dalam pendidikan yang lebih tinggi oleh para siswa dan pemberi ceramah/dosen.
egitu cepatnya perkembangan weblog, hingga mereka menggunakannya di dalam pendidikan yang lebih tinggi. “Sejumlah universitas dibeberapa negara sudah memulai dengan pemakaian perkakas blogging termasuk, sebagai contoh, Universitas Iowa, Beras University dan RMIT University di Melbourne” (Williams dan Jacobs, 2004, p. 236).

- Profesor
Weblogs dapat digunakan oleh para profesor untuk mengikuti proses pelajaran para siswa dan itu dapat digunakan oleh para siswa mereka. Satu kemungkinan adalah pemakaian weblog sebagai suatu jurnal pelajaran, di mana para siswa mencerminkan sekitar apakah pelajaran mereka, apakah yang mereka baca, apakah yang mereka kerjakan dengan para rekan kerja, dll.

Para siswa dapat berbagi ruang ini dan mengetahui satu sama lain, dan alat ini memungkinkan para profesor mengetahui bagaimana mereka melakukannya, apakah yang menjadi permasalahan dari para siswa, di mana mereka mempunyai kesukaran untuk memahami, apa yang irama pelajaran dari kelas, dll. Weblogs juga bisa digunakan untuk memiliki seorang pembimbing yang memberi beberapa bimbingan dan beberapa informasi tambahan tentang kursus selama semester atau sekolahnya.
Pihak universitas/sekolah tidak merekomendasikan bahwa menggunakan weblog untuk menjadi wajib di dalam universitas/sekolah untuk memotivasi siswa, tetapi itu menjadi lebih baik untuk dipahami oleh para siswa keuntungan-keuntungan tentang menggunakan weblog. Kita dapat mengundang para siswa itu untuk menyajikan aktivitas mereka di dalam blogs mereka, sehingga pekerjaan mereka dapat dibagi bersama, dievaluasi, dll. hal yang penting untuk menggunakan weblog adalah sebagai suatu alat bukan sebagai suatu tujuan.


Punya referensi jurnal tentang classroom blogging?
belum tapi rencananya sedang mau buat tulisan tentang classroom blogging hasil dari searching dan buat teori sendiri. Kalau buku udah ada tapi dijual di amzon, harganya lumayan mahal..